Tawuran Pejaran dan Mahasiswa yang berdampak pada kehidupan orang sekitar.

Tawuran kata-kata yang tidak asing lagi di kalangan pelajar dan mahasiswa ataupun masyarakat sekitar, yaaa bagaimana tidak, sekitar awal bulan Oktober lalu, ada tawuran antar siswa SMAN 70 dengan SMAN 6 Jakarta yang menewaskan 1 orang dari siswa SMAN 6 Jakarta dan menemukan 1 orang yang di duga tersangka dari SMAN 70. Kejadian ini sebenarnya tidak aneh lagi, dahulu sebelum ada kejadian ini banyak siswa yang tawuran dengan menggunakan senjata tajam, baik siswa SMP maupun SMA, kadang kalangan mahasiswa pun ada yang tawuran, entah apa yang mereka fikirkan, tidak ada manfaatnya tawuran itu malah banyak merugikan pihak lain.

Sebagai mahasiswa tidak sepantasnya untuk tawuran, seharusnya mahasiswa sebagai intelektual itu memberikan contoh yang baik bagi adik-adiknya. Tidak semua masalah dapat di selesaikan dengan cara kekerasan. Contohnya adalah tawuran yang terjadi di Universitas Nergi Makassar telah menyebabkan 2 orang tewas. Tawuran ini terjadi sesama Mahasiswa UNM yaitu Fakultas Teknik dan Fakultas Seni & Desain UNM. Mengapa bisa terjadi ? padahal mereka 1 kampus dan berada dalam ruang lingkup yang sama. Jumlah mahasiswa yang tewas 2 orang sudah di luar batas sifar manusia yang berfikir normal. Menurut Tribunnwes.com yang melatar belakangi peristiwa ini adalah kesal karena sepeda motor salah satu mahasiswa di rusak.

Itu adalah salah satu alasan suatu kelompok bisa melakukan tawuran, ada penyebab lain yang memungkin kan mereka melakukan tawuran yaitu  isu-isu yang tidak jelas, pelajar dan mahasiswa masih gampang untuk terprovokasi entah itu berita benar atau tidak, mereka suka mengambil keputusan sendiri, sehingga timbul pikiran untuk menyerang terlebih dahulu tanpa tau sebab nya apa. Seharusnya mahasiswa berfikir lebih panjang dan rasional apa akibatnya bila terjadi tawuran, banyak akibat negative nanti yang timbul yang tadinya baik-baik saja berteman biasa akhirnya menjadi musuh, bisa juga tergangungnya proses perkuliahan, bisa merugikan orang – orang sekitar sekarang mahasiswa dan pelajar tawuran di jalan raya akan menganggu kegiatan orang – orang sekitar, para pengguna jalan, para pedagang, pertokoan di sekitar sehingga akan mengakibatkan kerugian bagi perekonomian mereka, orang tidak akan melewati jalan itu lagi, karena terkenal dengan “tempat” tawuran antar pelajar, dampaknya terhadap orang sekitar sangat merugikan.

Energi berlebih yang dimiliki oleh pelajar dan mahasiswa harusnya di salurkan ke hal yang lebih positif, misalnya mengikuti eskul yang di adakan tiap sekolah atau UKM yang ada di Kampus, sehingga mereka tidak mempunyai waktu untuk berfikir tawura karena energy mereka sudah tersalurkan pada kegiatan yang lebih bermanfaat dan mereka harus selalu berfikir positif dan memikirkan dampak baik buruknya bagi dirinya sendiri taupun orang lain.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s